Bisnis

Teknik Sablon Kaos Manual Untuk Pemula

Teknik sablon kaos manual – . Sablon atau cetak saring merupakan serangkaian proses pemindahan gambar atau design pada sebuah objek tertentu, baik itu kertas, plastik ataupun kaos. Dengan menggunakan alat yang bernama screen yang berbentuk kotak dan mempunyai kain serat halus yang berfungsi menyaring cat dengan di tekan menggunakan rakel. Pengusaha sablon setiap tahunnya terus bertambah khususnya sablon kaos, terutama banyak diantara anak muda yang mempunyai minat diusaha bidang ini. Maka dari itu kali ini Lonpost akan membahas teknik sablon kaos manual. kenapa harus kaos? karena dibanding teknik sablon plastik dan kertas, teknik sablon kaos manual lebih banyak diminati saat ini. Yuk langsung saja kita simak ulasannya.

 

Teknik sablon kaos

Teknik sablon kaos manual

Sablon kaos khususnya di Indonesia sudah menjadi industri yang sangat bagus, terutama untuk kebutuhan sekolah, instansi, perkantoran dan toko. Selama manusia masih menggunakan pakaian munkin sektor indsutri ini akan tetap ada dan bertahan. Begitupun dengan industri clothing, banyak brand-brand lokal yang baru bermunculan saat ini, munkin saat ini kaos yang kalian pakai merupakan produk lokal yang berada di daerah kalian. Sablon saat ini bukan hanya sekedar sebuah bisnis atauĀ  pekerjaan. Sablon juga merupakan salah satu bentuk seni dan bisa menjadi sebuah media berkspresi lewat gambar dan di aplikasikan ke kaos atau objek lainnya.

Jadi, bagi kalian yang ingin berkecimpung di dunia sablon. Wajib mengetahui terlebih dahulu dasar dari teknik sablon kaos manual. Setelah sebelumnya kita telah membahas alat sablon manual juga harga alat sablon manual. Berikut penjelasan mengenai teknik sablon kaos manual.

Design

Teknik sablon kaos manual pertama yaitu persiapkan design atau gambar yang akan kita cetak, kalian bisa memulai membuat design dengan tulisan. Bisa kalian pakai nama kalian sendiri, dan buat nama tersebut satu warna. Misal kalian mempunyai kaos polos hitam,maka design tersebut akan dicetak menggunakan cat sablon warna putih.

Print design tersebut bisa menggunakan printer A4 atau A3 sesuiakan dengan kebutuhan atau keinginan kalian. Catatan, Print harus dengan mode print hitam putih.

Afdruk

Teknik sablon kaos manual berikutnya, oles screen yang sebelumnya kalian siapkan dengan obat afdruk, untuk design seperti tulisan gunakan screen t14, lalu keringkan screen tersebut sampai merata. Kemudian, oles film atau kertas yang sudah kalian print dengan solar, bisa memakai minyak tanah atau minyak goreng. Yang terpenting kertas yang kalian print menjadi tranparan dan tempelkan ke screen yang sudah di keringkan tadi. Awas posisi kertas terbalik, posisi kertas hasil print berada di bawah. Lanjut afdruk sampai penyemprotan selesai dan screen siap pakai.

Setting dan proffing

Posisikan screen di meja sablon sesuai posisi pada kaos yang akan di sablon, lalu setting dan kencangkan. Pastikan screen tidak ada yang jebol atau bocor waktu proses semprot saat afdruk. Siapkan rakel sesuai ukuran lebar design yang akan di cetak. Kemudian sebelum proses cetak ke bahan utama, ada baiknya kalian test dulu ke bahan yang tidak terpakai. Ketika terjadi kebocoran pada screen, sehingga bisa antisipasi.

Proses cetak

Sebelumnya lapisi meja sablon dengan lem meja lalu keringkan agar kaos yang akan di sablon tidak berubah posisi. Untuk sablon kaos biasanya tidak cukup satu kali cetak, serat bahan dan warna cat sablon masih kelihatan dan tinta masih tipis. Biasanya maksimal 2-3x naik gesut, dan setiap naik gesut di keringkan dengan hitgun. Keringkan sampai merata.

Finishing

Setelah selesai cetak berikutnya adalah finishing. Finishing hasil sablonan dengan menggunakan mesin heatpress dengan suhu 180 derajat, lapisi saat press hasil sablon kaos dengan untuk mendapatkan hasil yang soft doft, dan lapisi untuk hasil glosy dengan astralon. Selain mendapatkan handfeel sablonan yang lembut, juga bisa meningkatkanĀ  kematangan tinta sablon.

 

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button